Puisi – “Anak Manusia”


Di keremangan malam, berlapis-lapis udara bersemilirmembentuk aura kegelapan, pekat dan mengerikanManusia-manusia berteriak, bersumpah serapah, memaki-maki, membunuhtawa bengis dan jiwa kejam seakan bangkit dari kuburSeketika, detik-detik berlalu, hening...Segaris cahaya putih menyembur dari angkasa hitamMenghujam ke rumah-rumahHening...hening...hening...sesaatmanusia-manusia itu terpana, apa itu?Rengek tangis bayi, memecah kepekakan manusia-manusia lembah itulembah hitam, pekat, berbau dan jorokMereka berkerumun dan bertanya-tanya apakah … Continue reading Puisi – “Anak Manusia”