“Kok Bisa Dapat Beasiswa Fulbright?”

Apakah hanya setahun dua tahun persiapan saya untuk beasiswa Fulbright? Lalu, apa saja yang sudah saya persiapkan berupa dokumen-dokumen sebelum mengirimkannya ke kantor AMINEF di Jakarta? Bagaimana pengalaman saya selama proses beasiswa Fulbright? Apa sajakah yang diterima pada saat pelaksaan beasiswa Fulbright? Selama di Amerika Serikat, apa sajakah yang telah saya pelajari? Kegiatan seperti apakah yang perlu kita jalani sebagai penerima beasiswa Fulbright?


Sebagai seorang remaja yang tumbuh kembang di kota Padang, saya selalu memiliki cita-cita besar. Sewaktu SMA, saya diprediksi oleh guru saya di Bimbel GAMA Padang bahwa nilai passing grade saya bisa mencapai masuk ke jurusan Hubungan Internasional di Universitas Padjajaran di Bandung. Namun, karena satu dan lain hal, saya akhirnya memilih jurusan Sastra Inggris di Universitas Andalas. Alhamdulillah, saya lulus diterima di universitas tersebut pada tahun 2003. Saya bersyukur bisa berkuliah di Universitas Andalas dan bisa menyelesaikan program studi tingkat sarjana dengan nilai IPK yang Sangat Memuaskan, berikut berbagai prestasi akademis tingkat nasional. Di saat kuliah di Universitas Andalas, saya menerima Bantuan Beasiswa Mahasiswa (selama dua semester di tahun akademik pertama), pernah menerima beasiswa Supersemar, dan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dari tahun ke dua kuliah hingga saya menyelesaikan kuliah di tahun 2007. Sewaktu kuliah di Universitas Andalas, ada keinginan untuk menjadi Dosen. Saya merasa senang dengan dosen-dosen yang ada di jurusan Sastra Inggris – Universitas Andalas. Saya pun terinspirasi untuk studi lanjut ke luar negeri. Waktu itu, saya berpikir bahwa di negara mana saja tidak apa-apa, yang penting luar negeri. Tak terbayang pada akhirnya saya studi lanjut ke Amerika Serikat. Negara yang katanya super power itu. Di sini cerita kehidupan saya selanjutnya menjadi berbeda, namun banyak pembelajaran serta pengalaman yang sangat berharga.

Photo by Pixabay on Pexels.com

Mengapa Beasiswa Fulbright?

Keinginan untuk studi lanjut ke luar negeri untuk tingkat magister sebenarnya telah saya pupuk sejak studi di tingkat sarjana. Pada waktu kuliah di Universitas Andalas, saya merasa senang dan cocok dengan kampus tersebut. Akhirnya, saya berhasil meraih prestasi sebagai Mahasiswa Berprestasi Utama kategori Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang diseleksi oleh Rektor Universitas Andalas dan Dewan Penyantun Universitas Andalas di tahun 2006. Saya melamar berbagai beasiswa, termasuk AusAid atau ADS (Australian Development Scholarships), beasiswa Dikti, dan beasiswa Fulbright. Pada awalnya, saya kurang begitu yakin diterima di Amerika Serikat, malahan justru saya ingin ke Australia. Ibarat rezeki, sebagai orang Muslim, tentu saya meyakini bahwa rezeki ditentukan oleh Allah SWT. Ternyata, saya berjodoh dengan beasiswa Fulbright.

Dengan demikian, jawaban dari pertanyaan ini adalah bahwa ternyata beasiswa Fulbright adalah beasiswa yang sangat dihormati di negeri Paman Sam tersebut, dan bahkan di seluruh dunia mengenali nama beasiswa Fulbright. Banyak peraih Nobel yang ternyata adalah bagian dari keluarga besar Fulbright. Ada rasa bangga ketika saya dinyatakan lulus untuk menerima beasiswa Fulbright. Apakah hanya setahun dua tahun persiapan saya untuk beasiswa Fulbright? Lalu, apa saja yang sudah saya persiapkan berupa dokumen-dokumen sebelum mengirimkannya ke kantor AMINEF di Jakarta? Bagaimana pengalaman saya selama proses beasiswa Fulbright? Apa sajakah yang diterima pada saat pelaksaan beasiswa Fulbright? Selama di Amerika Serikat, apa sajakah yang telah saya pelajari? Kegiatan seperti apakah yang perlu kita jalani sebagai penerima beasiswa Fulbright? Pertanyaan-pertanyaan ini akan saya jawab melalui tiga video-video yang ada di bawah ini. Silakan disimak ya… Videonya berdurasi cukup lama, yaitu berkisar 1 jam, namun saya yakin akan sangat berguna bagi siapa saja yang juga ingin studi lanjut ke Amerika Serikat.

Berbagi Informasi dan Pengalaman

Part 1 berisi informasi mendasar tentang program beasiswa yang ditawarkan oleh AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation).
Part 2 berisi informasi tentang bagaimana mengisi Fulbright Application Form, serta berbagi pengalaman berharga selama berada di USA dalam rangka studi lanjut tingkat magister.
Part 3 berisi informasi tentang apa-apa saja yang telah saya persiapkan di dalam proses seleksi beasiswa Fulbright, berikut beberapa contoh prestasi yang saya miliki untuk memberi nilai tambah ke aplikasi beasiswa saya.

Penutup

Beasiswa Fulbright pada dasarnya adalah beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat. Beasiswa ini sangat dihormati di negeri tersebut. Negara-negara lainnya juga menghargai penerima beasiswa Fulbright ini. Peraih beasiswa Fulbright pada unsur tertentu perlu memiliki keunikan tersendiri, yang berdasarkan panitia seleksi, selain memenuhi persyaratan yang diminta, juga memiliki nilai tambah berupa kepemimpinan, seperti pengalaman organisasi, atau prestasi lainnya di luar studi formal, yang memberi nilai tambah sebagai seorang ilmuwan.

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Bagi siapa saya yang ingin melamar beasiswa Fulbright, perlu diingat bahwa persyaratan perlu dipenuhi, sesuai dengan tingkatan studi yang akan dilamar, atau sesuai dengan program yang akan diikuti. Selain itu, disarankan harus ada nilai tambah yang kita maksudkan di dalam aplikasi lamaran beasiswa kita. Di tahap interview, perlu menjelaskan komponen beasiswa dengan baik serta lugas ke panitia seleksi.

Semoga lamaran beasiswa Anda ke Fulbright bisa sukses dan berhasil. Bila mau berdiskusi atau seandainya ada pertanyaan yang berkaitan dengan pengalaman saya di dalam menerima beasiswa Fulbright, silakan dituliskan pertanyaan atau poin diskusi di bagian komentar di bawah ini. Terima kasih. 🙂

Catatan: Untuk informasi lebih lanjut dan akurat tentang Beasiswa Fulbright, silakan kunjungi situs AMINEF, yang dapat diakses di link berikut ini: https://www.aminef.or.id/

Author: Syayid

Syayid Sandi Sukandi is a person who is just like you. He loves to meet new people. He likes to learn new things and opens his horizon to understand how this world works. He is happy to help you when he can. His personal blog is Sparkling Silent Silhouette (https://www.syayidss.com/). He can be contacted at e-mails: syayid@gmail.com or said_sandi@hotmail.com. He has a YouTube channel @Mr.Syayid's Corner. He is active on Facebook, Instagram, and Twitter. You may follow and subscribe to his creativity and works there. Enjoy different perspective and insightful ideas!

Comments or Feedback

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s